Selasa, 27 Desember 2016

Curhat Pengangguran

A: Eeee kawan lah ka pai karajo lo lay aaa...
B: Tu iyo pai karajonyo, kalau ndak pai baa lo, mancari karajo se payah, awak lah dapek karajo.
A: Si C ndak ado payah deknyo mancari karajo do (dengan nada agak gimana gitu, hanya pengangguran yang paham).
C: Tu iyo ndak payah mancari karajo do, soalnya ndak ado awak cari karajo tu do (nyengir).

Sepenggal percakapan tentang pekerjaan, tentang si C. Iya, si C yang menuliskan kata demi kata di blog ini. Si C lulusan Fisika Unand dengan IPK 3,11 dan sekarang pengangguran, oppss nggak sepenuhnya pengangguran sih. Cuma sekedar pengen berlama-lama di rumah aja dari pagi sampai malam sampai pagi lagi sampai malam lagi di rumah terus, aahhh sama aja yaa -pengangguran-, hehe.

Kamis, 01 Desember 2016

Obat Demam Ala Kampung Kami


Demam, penyakit sejuta umat ini siapapun pasti pernah mengalaminya. Kalau aku biasanya diawali dengan flu, bersin-bersin, hidung meler dan akhirnya tubuh memanas, rasanya meriang alias angek-angek dingin. Sangat tidak menyenangkan, emang ada gitu sakit yang menyenangkan?hehe. Sejak 2 hari lalu demam itu menggerogoti tubuhku. Cairan bening dari hidung menetes sesuka hatinya membuat matapun berair. Kerongkongan rasanya pahit, tapi untung nafsu makanku tak berkurang secuil pun. Iya, aku agak aneh, berkelain mungkin lebih tepatnya, jika terserang demam yang disertai flu maka nafsu makanku cenderung meningkat, heheee. Memang lah dasarnya tukang makan kali ya...